Penggunaan Kaos Untuk Kampanye

kaos partai

kaos partaiDi Indonesia, dalam dunia politiknya tidak asing dengan pembagian ramai kaos partai pada musim pemilihan entah itu calon bupati, gubernur, wakil rakyat atau DPR sampai dengan presiden. Saat ini dunia politik atau bangku pemerintahan di Indonesia memiliki persaingan yang sangat ketat, tak jarang bahkan sering kali terjadi saling menjatuhkan, saling mencela kekurangan orang bahkan sampai menggunakan cara-cara yang tidak baik seperti cara yang curang. Apabila kita amati pada waktu ramai pemilu atau pemilihan wakil rakyat pasti tidak heran jika masing-masing pihak calon berlomba-lomba saling berebut calon penyumbang suara atau masyarakat. Berbagai macam strategi dilakukan untuk mendapatkan suara terbanyak. Anehnya, banyak sekali masyarakat yang memberikan suaranya bukan karena satu visi atau satu tujuan dengan visi misi calon wakil rakyat namun masyarakat memberikan suaranya karena sesuai apa yang mereka dapat atau sering disebut dengan sogokan yang diberikan. Padahal tidak seharusnya seperti itu namun entah kenapa budaya ini telah melekat pada budaya masyarakat Indonesia.

Mengapa Kaos Partai Digunakan Untuk Kampanye?

Tempat pembuatan kaos partai selalu kebanjiran pesanan di saat musim pemilu atau pemilihan wakil rakyat mulai dari pemilihan bupati hingga presiden. Harga jual kaos ini bermacam-macam tergantung bahan yang digunakan, sablon kaos dan jumlah pemesanan. Jika semakin bagus kualitas bahan yang di gunakan maka semakin mahal harga jual kaos tersebut. Serta semakin banyak jumlah pemesanan kaos maka harganya pun dapat semakin murah karena pemesanan secara grosir akan lebih murah daripada kita membeli secara eceran. Kaos ini dipilih oleh beberapa calon wakil rakyat sebagai identitas dari masing-masing calon. Kaos ini juga digunakan sebagai daya tarik untuk masyarakat memilih dan memberikan suaranya pada calon wakil rakyat tersebut. Setiap calon wakil rakyat biasanya membuat kaos dalam jumlah yang sangat banyak.

Kaos ini ditujukan untuk masyarakat atau orang yang umurnya termasuk sebagai pemberi suara aktif atau yang telah memiliki hak suara. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kaos ini digunakan sebagai identitas dari calon wakil rakyat dan partai yang menaunginya serta kaos partai ini juga sebagai penarik suara dari masyarakat.

Related posts: